Apa makna yang terkandung pada lagu Janger (Don Dap Dape) Bali

Diposting pada

lirik lagu janger (Don Dap Dape) Bali

Don

dap dape don dap dape lum lum gading


dap dape don dap dape lum lum gading


Panak
panak biu panak biu di kedaton
Panak
biu di kedaton
Titiang
nembe titian nembe tuun megending
nembe titian nembe tuun megending

Anak-anak
liu anak liu rawuh menonton
Anak-anak
liu menonton
Ngiring
mangkin ngiring mangkin
Masuka
rena masuka rena
Ampura ugi para
semeton sareng sami kecak

Makna dan Arti lagu Janger (Don Dap Dape) Bali

  1. Lagu ini menggambarkan suka cita remaja putra dan putri.

    Berbentuk sajak, yang mempunyai kemiripan bunyi pada akhir kata/ suku kata. Perhatikan: bunyi “e” dari kata “dadape” dengan kata “nembe”. Bunyi pada suku kata “ding” dari kata “gading” pada baris (?) pertama (2x) dengan kata “megending”. Begitu juga suku kata “ton” dari kata “kedaton” dan kata “menonton”.


  2. Makna isi/ pesan/ ungkapannya terdapat pada kalimat:

    – Tiang (Saya) nembe (tumben), (2x) tuun (pentas) megending (menyanyi)

    – Ngiring (ayolah) mangkin (sekarang juga) mesuka rena (bergembira)
    – Ampura (mohon maafn) ugi (kepada) para (para) semeton (saudara sekalian)

  3. terjemahan kata-kata lainnya, yaitu: don (daun); dap-dap (nama pohon: umumnya dipakai tempat menaruh sajen berupa empat tiang dan dikenal dengan turus lumbung); gading (kuning, seperti warna bambu kuning/ tiying gading). Janger (nama/ judul lagu tsb).

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *