Mengajar dengan Model Pembelajaran yang Efektif

Pengajar, Mengajar dan Pelajar. Adalah tiga kata yang
silih berkaitan dalam pendidikan dan pembelajaran. Pengajar adalah guru,
mengajar adalah proses tranformasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan ketakwaan
dari sosok pengajar kepada peserta didik (pelajar). Sedangkan pelajar, sosok
yang siap baik lahir maupun batin untuk menerima ilmu pengetahuan, teknologi
dan ketakwaan.
            Bagaimana
caranya agar penyampaian materi tercapai dengan tepat?
Salah satunya yaitu menggunakan
model pembelajaran yang efektif. Berbicara efektif maka berbicara tepat guna,
tepat secara penggunaan, tepat secara waktu (tidak molor), tepat secara tujuan
yang dicapai serta mampu digunakan oleh peserta didik, baik secara langsung
maupun pada waktu yang akan datang.

Berbagai pelatihan yang penulis
ikuti dan ketika dipraktekan cukup efektif, di antaranya yaitu model
Pembelajaran Berbasis Penemuan (Discovery
Learning),
Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning), Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning). Penggunaan
model pembelajaran tersebut baik, jika memang cocok dengan tuntutan Materi yang
dipelajari oleh peserta didik.
Bagaimana
pelaksanaan Model Pembelajaran Berbasis Penemuan (Discovery Learning)? Langkah pelaksanaannya yaitu Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan), Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah), Data collection (pengumpulan data), Data processing (pengolahan data), Verification
(pembuktian), Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi).
Bagaimana
pelaksanaan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning)? Langkahnya yaitu sebagai berikut; Mengorientasikan peserta didik terhadap masalah, Mengorganisasi peserta
didik untuk belajar, Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok, Mengembangkan
dan menyajikan hasil karya, Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan
masalah.
Sedangkan yang terakhir yaitu cara penggunaan Model Pembelajaran Berbasis
Proyek (Project Based Learning),
yaitu ; Penentuan
Pertanyaan Mendasar, Menyusun
Perecanaan Proyek, Menyusun Jadual, Evaluasi Pengalaman, Menguji Hasil Dan
Terakhir Monitoring.
Berbagai model Pembelajaran tersebut baik, jika memang digunakan pada
materi yang sesuai, dalam hal ini jadi kembali lagi kepada kemampuan
pengajarnya untuk menyesuaikan antara materi yang diajarkan dengan model
pembelajaran yang dirasakan cocok. Yang pasti, penggunaan model pembelajaran
tersebut digunakan sebagai upaya untuk mengefektifkan penyampaian materi yang
disampaikan dan meningkatkan kualitas penguasaan peserta didik terhadap materi
yang diajarkan.
Simpulannya, materi ajar yang banyak, peserta didik dengan latar belakang
yang beraneka ragam, berbagai metode, model pembelajaran yang banyak, kembali
lagi kepada kecermatan guru dalam menggunakannya.