Tahukah Anda, Bahwa Shalat 5 Waktu dapat Melancarkan Perdedaran Darah?

Tahukah
Anda, Bahwa Shalat 5 Waktu dapat Melancarkan Perdedaran Darah?
            Seorang
tukang bangunan akan mampu mengetahui bagian mana saja yang semestinya
menggunakan besi sebagai pondasi. Begitu juga seorang montir akan mengetahui
ketika sepeda motor mogok, dan montir tersebut akan mampu memperbaikinya.
            Pernahkah
anda berbelanja barang elektronik atau sepeda motor? Ketika barang elektronik
atau sepeda motor tersebut dibeli, maka anda akan mendapatkan kertas atau buku
petunjuk penggunaannya, garansi, dan ketika ada ketidakberesan dengan barang
tersebut maka pihak toko akan mampu menjelaskan kenapa dan bagaimana cara
membenarkannya.
            Bagaimana
dengan Sang Pencipta makhluk sedunia?
Pernah Rasulullah
saw bersabda: Barangsiapa menghadap
Allah (meninggal dunia), sedangkan ia biasa melalaikan Shalatnya, maka Allah
tidak mempedulikan sedikitpun perbuatan baiknya (yang telah ia kerjakan
tsb)”
.
(Hadist Riwayat Tabrani). Sholat itu Membuat Otak Kita Sehat. “Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmu
dan Berkurbanlah”
.
(QS. Al Kautsar: 2) Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu
mengetahui semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugerah yang diberikan oleh
Allah Swt. kepadanya. Otak dan pemikiran manusia tidak akan mampu mencapai
semua kemaha Penciptaannya Allah Swt.

Berdasarkan sumber
: National Geographic 2002 Road to Mecca.
Seorang Doktor di Amerika ( Dr. Fidelma) telah memeluk Islam karena beberapa
keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan
penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.
Dia adalah
seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin pengobatan
secara Islam dan oleh sebab itu telah membuka sebuah klinik yang bernama
“Pengobatan Melalui Al Qur’an” Kajian pengobatan melalui Al-Quran
menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat didalam Al-Quran.
Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan sebagainya.
Ketika ditanya
bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor tersebut memberitahu
bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat beberapa urat saraf di
dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak
manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara yang lebih normal.
Setelah membuat
kajian yang memakan waktu akkhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan
memasuki urat saraf di dalam otak tersebut melainkan ketika seseorang tersebut
bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa
saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut
mengikut kadar shalat lima waktu yang diwajibkan oleh Islam. Begitulah
keagungan ciptaan Allah.
Jadi barang
siapa yang tidak menunaikan sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah
yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu kejadian manusia
ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam “sepenuhnya” karena
Sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang
indah ini.
Simpulannya makhluk
Allah yang bergelar manusia yang tidak shalat walaupun akal mereka berfungsi
secara normal tetapi sebenarnya di dalam sesuatu keadaan mereka akan hilang
pertimbangan di dalam membuat keputusan secara normal. Justru itu tidak
heranlah manusia ini kadang-kadang tidak segan-segan untuk melakukan hal hal
yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya walaupun akal mereka mengetahui
perkara yang akan dilakukan tersebut adalah tidak sesuai dengan kehendak mereka
karena otak tidak bisa untuk mempertimbangkan secara lebih normal. Maka tidak
heranlah timbul bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat saat ini. Allah
sudah memberikan cara terbaik kepada kita untuk menjaga kesehatan lahir maupun
batin. Tidaklah Allah Swt. menyuruh hambaNya melainkan pasti ada kebermanfaatan
di dalamnya.
Masihkah kita berkhianat akan
adanya Allah Swt.?