Peranan Orang Tua Maksimalkan Potensi Anak Menjelang Ujian

Peranan Orang Tua Maksimalkan Potensi Anak Menjelang Ujian
Untuk menguji pembelajaran tentunya mesti ada evaluasi, dalam
hal ini melalui ulangan, baik ulangan akhir semester (UAS), atau ulangan
kenaikan kelas (UKK). Memasuki akhir tahun pelajaran berarti musim ujian
sekolah bagi anak-anak, ujian akhir sekolah bagi
siswa kelas 6 SD dan ujian kenaikan kelas bagi siswa kelas 1 sampai 5 SD.
Sebagai bentuk evaluasi ujian sekolah dilaksanakan untuk mengukur kemampuan
anak. Setiap orang tua berupaya agar putra-puterinya mendapatkan nilai yang
maksimal.

Namun, kenyataannya, banyak anak yang merasa tertekan dengan
adanya UAS atau UKK. Ditambah dengan keinginan orang tua yang seakan memaksakan
keinginan pribadinya terhadap buah hatinya. Tak hanya membuat anak tertekan,
banyak orang tua juga merasa terbebani dengan musim ujian sekolah, dan kadang
berakhir cekcok dengan sang anak. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan
orang tua jelang buah hati menghadapi ujian sekolah. Dengan harapan, hasil
maksimal dan anak tidak terlalu merasa tertekan ;
1.     
Orang tua ikut terlibat
Sebaiknya orang tua ikut mengontrol jadwal belajar anak, dan menawarkan
bantuan pada anak. Misalnya, membantu dengan menjawab soal atau pertanyaan
apapun yang diminta anak. Dengan melakukan hal seperti ini, akan akan merasa
bahwa dirinya tidak sendirian, akan tetapi ada orang lain yang siap sedia
membantunya.
2.     
Berikan anak makanan sehat dan ajak
berolahraga
Jangan lupa menyediakan anak makan pagi yang sehat, karena
hal tersebut dapat meningkatkan konsentrasi belajar mereka. Saat akhir pekan
ajak anak berolahraga bersama. Dengan makanan yang baik, sehat dan yang utama
halal, maka akan berdampak pada emosi dan pikiran anak, berikan yang terbaik
untuk buah hati, agar masa depannya pun baik.
3.     
Jangan menyuap anak dengan hadiah
Hadiah terbaik menurut dari orang tua untuk anak adalah
pendidikan itu sendiri. Jadi hindari untuk memberi iming-iming berlebihan untuk
memenuhi keinginan orang tua. Ada kalanya orang tua harus mendidik dengan cara
“mengulur dan menarik” apa yang diminta oleh anak. Jangan setiap permintaan
anak dipenuhi, namun jangan juga ditolak, sebab ketika tidak seimbang anak akan
menjadi pribadi yang kurang percaya diri atau sebaliknya bergaya berlebihan.
4.     
Jadilah orang tua positif
Orang tua biasanya berekspetasi tinggi terhadap anaknya.
Tetapi anak juga mengalami stres saat menjelang ujian. Penting menjadi orangtua
yang postif dan sigap mebantu anak. Jangan terlalu menekankan pada anak mengenai
keinginan anda, lakukanlah pembelajaran layaknya taman, terlebih jika anak kita
masih usia SD. Berdasarkan sumber SekolahDasar.Net lansir dari Tribunnews (13/05/15), bahwa anak yang memiliki tingkat khawatir tinggi
berakhir pada performa ujian yang buruk.
Semoga beberapa tips ini mampu menyadarkan kita selaku orang
tua agar terus berusaha namun tidak memaksakan terlebih menekan kepada anak
mengenai keinginan orang tua, dan dengan tulisan ini pula mengajarkan kepada
siswa, betapa besarnya keinginan orang tua terhadap anaknya supaya menjadi
lebih baik.