Mengenal Kriteria Keluarga Sakinah Teladan

Mengenal Kriteria Keluarga Sakinah Teladan
            Setiap
pasangan suami istri pasti memiliki cita-cita menjadi keluarga Sakinah. Namun,
bagaimana caranya, masih banyak pasangan yang bingung. Padahal baginda Nabi
Muhamad Saw., sudah memberikan aturannya, melalui hadist-hadistnya.
            Pada
kesempatan ini, ada beberapa kriteria keluarga sakinah yang ditulis oleh
Prof.Dr. Achmad Mubarok,MA. Beliau yang sudah 10 tahun berturut-turut menjadi
juri Keluarga Sakinah Teladan Nasional membuat beberapa kriteri yang berdasarkan
agama, di antaranya adalah :
1.       
Faktor
Kesetiaan Pasangan
Ada istri yang sangat setia
ditinggal oleh suaminya yang karena masalah prinsip harus berkali-kali masuk
penjara (bukan criminal), ada juga istri yang tetap setia meski suaminya
dikabarkan sudah meninggal karena kapalnya tenggelam. Ada juga istri yang tetap
sangat setia meski suaminya sudah bertahun-tahun mengidap suatu kekurangan.

2.       
Pola
Hidup Sederhana
Sederhana itu tidak identik dengan
miskin, banyak orang kaya yang hidupnya sederhana dan banyak orang miskin yang
hidupnya bermewah-mewahan. Sederhana adalah mengonsumsi sesuai dengan standar
kebutuhan universal. Bermewah-mewahan adalam membeli sesuatu yang sesungguhnya
tidak diperlukan. Bahkan, hampir setiap keluarga yang terpilih, memang mampu
hidup sederhana.
3.       
Taat
Beribadah
Ketaatan individual dalam
menjalankan ritual ibadah seperti tahajud, salat berjamaah dan sedekah tanpa
disadari membimbing pasangan keluarga itu dalam sistem respon terhadap dinamika
kehidupan dalam keluarganya sehingga terhindar dari prilaku ektrem.
4.       
Faktor
Ibu Rumah Tangga
Banyak dari pasangan yang terpilih
menjadi keluarga sakinah teladan ternyata kunci kebrhasilan mereka lebih
ditentukan peran ibu rumah tangga, baik dalam membangun karekter anak-anaknya
maupun dalam manajemen ekonomi keluarga.
5.       
Ridho
Orang Tua
Sakinah secara psikologis ternyata
sangat berhubungan dengan restu orang tua. Pasangan keluarga yang merasa
diridhoi orang tuanya menapaki jenjang keberhasalan dengan penuh kedamaian dan
keindahan.
6.       
Profesi
Keguruan
Keberhasilan memenej keluarga
ternyata berhubungan dengan profesi suami atau istri. Dari pengalaman 10 tahun
menjadi ketua team juri, banyak sekali dijumpai peserta pemilihan keluarga
sakinah teladan yang berlatar belakang profesi bidang pendidikan. Memang tidak
menutup kemungkinan profesi lain pun keluarganya sakinah, namun kebanyakan dari
lomba keluarga sakinah teladan ini, berprofesi guru salah satunya, baik istri
maupun suaminya, bahkan yang lebih baik ketika keluarganya guru. Hal ini sangat
beralasan sebab guru identik dengan mengajar dan mendidik siswa, maka peranan
suami istri yang profesi pendidik, akan memberikan kemungkinan besar lebih
baik.

Beberapa kriteria
tersebut, memang menutup kemungkinan masih banyak kekuarangannya. Namun rasanya
beberapa kriteria tersebut diyakini mampu menyaring dan memotivasi pasangan
suami istri di Indonesia agar menjadi lebih harmonis.