Benarkah PNS Secara Otomatis Naik Pangkat Setiap 4 Tahun Sekali?

Benarkah PNS Secara Otomatis Naik Pangkat Setiap 4 Tahun
Sekali?
Ntah
berita gembira ntah biasa saja, berdasarkan sumber dari Badan Kepegawaian
Negara (BKN) mulai tahun ini mengubah mekanisme pelayanan proses kenaikan
pangkat PNS. BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis setiap 4
tahun. Kenaikan pangkat ini tanpa harus melalui mekanisme pengusulan oleh
instansi tempat kerja PNS kepada BKN seperti yang diterapkan selama ini.
“Paradigmanya
harus diubah melayani BKN bersama BKD (Badan Kepegawaian Daerah) tugasnya
meningkatkan nilai tambah PNS agar pelayan publik bisa maksimal dalam
memberikan layanan. Bagaimana mau memberikan layanan maksimal jika PNS sibuk
urusi kenaikan pangkat? Sebaliknya, bagaimana mau naik pangkat jika sibuk
memberikan pelayanan?” kata Wakil Kepala BKN, Bima Aria Wibisana.

Sistem
kenaikan pangkat secara otomatis setiap 4 tahun ini dilakukan dalam rangka
mewujudkan reformasi birokrasi (RB) dalam bidang kepegawaian. Menurut Bima,
dengan adanya kebijakan tersebut, pegawai tidak perlu lagi dibuat sibuk
mengusulkan kenaikan pangkat, karena BKN setiap empat tahun mengusulkan daftar
nama pegawai yang dianggap layak naik pangkat ke BKD.
Selanjutnya,
BKN hanya menunggu konfirmasi BKD terkait kinerja dan perilaku pegawai
bersangkutan. Apakah sedang menjalani hukuman displin pegawai atau tidak. Jika
tidak bermasalah maka bisa segera diproses kenaikan pangkatnya.
“Ada
kasus terlambat 6 bulan hingga setahun. Ke depan kenaikan pangkat akan
otomatis. Tidap perlu lagi repot mengusulkan, apalagi mengalami
keterlambatan,” kata Bima yang SekolahDasar.Net kutip dari setkab.go.id (15/05/15)
BKN
akan mengirimkan daftar nama PNS yang akan naik pangkat pada periode tertentu
enam bulam sebelumnya. Begitu juga PNS yang akan pensiun, BKN menyampaikan
daftarnya setahun sebelum waktu berlakunya.
Sehingga
PNS bisa segera memproses pemberkasannya agar saat jatuh tempo, baik naik
pangkat maupun pensiun sudah bisa menerima haknya. “Sama halnya untuk
pemberkasannya, cukup dilakukan secara online. Tidak perlu bawa berkas
bertumpuk ke BKN. Makanya BKD diharap secara intensif melaksanakan pelayanan
online untuk mempercepat pelayanan,” kata Bima.
Meskipun
BKN menerapkan sistem kenaikan pangkat secara otomatis, PNS diminta tidak
terlena dan berleha-leha. Sebab, secara pinsip kenaikan pangkat diberikan
kepada PNS berdasar kinerja, bukan masa kerja. 
BKN
selama dua tahun terakhir akan melakukan analisa atas hasil penilaian kinerja
PNS. Jika minimal selama dua tahun terakhir itu kinerjanya baik, maka namanya
akan masuk daftar proses kenaikan pangkat. Namun jika kinerjanya tidak baik,
tentu namanya tidak akan diproses.