Apa dan Bagaimana Rencana Pelajaran Terurai 1952?

Advertisement
loading...
Apa dan
Bagaimana Rencana Pelajaran Terurai
1952?
Bagaimanakah dengan Kurikulum 1952 di
Indonesia? Apakah dunia pendidikan di Indonesia semakin baik atau justru
sebaliknya?
Dalam kenyataanya kurikulum ini lebih merinci
setiap mata pelajaran yang disebut Rencana Pelajaran Terurai 1952. “Silabus mata
pelajarannya jelas sekali. Seorang guru mengajar satu mata pelajaran,” kata
Djauzak Ahmad, Direktur Pendidikan Dasar Depdiknas periode 1991-1995. Ketika
itu, di usia 16 tahun Djauzak adalah guru SD Tambelan dan Tanjung Pinang, Riau.
Di penghujung era Presiden Soekarno, muncul
Rencana Pendidikan 1964 atau Kurikulum 1964. Fokusnya pada pengembangan daya
cipta, rasa, karsa, karya, dan moral (Pancawardhana). Mata pelajaran
diklasifikasikan dalam lima kelompok bidang studi: moral, kecerdasan,
emosional/artistik, keprigelan (keterampilan), dan jasmaniah. Berdasarkan
rincian tersebut, Kurikulum ini dipandang sangat bagus sekali bagi dunia
pendidikan di Indonesia.

Selain dari itu ternyata pendidikan dasar lebih
menekankan pada pengetahuan dan kegiatan fungsional prak tis.Usai tahun 1952,
menjelang tahun 1964 pemerintah kembali menyempurnakan sistem kurikulum
pendidikan di indonesia. Kali ini diberi nama dengan Rentjana Pendidikan 1964.
Yang menjadi ciri dari kurikulum ini pembelajaran dipusatkan pada program
pancawardhana yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional, kerigelan dan
jasmani.

Di zaman dulu pergantian Kurikulum berkisar 10
tahun sekali, namun dalam perkembangannya sekarang, lebih identik kepada siapa
yang menjabat, terutama di jabatan Menteri Pendidikan Republik Indonesia.
Advertisement
Loading...
Apa dan Bagaimana Rencana Pelajaran Terurai 1952? | afgan19 | 4.5