Tahukah Anda Makna Lagu Indonesia Raya, Karya W.R. Supratman?

Tahukah Anda Makna Lagu Indonesia
Raya, Karya W.R. Supratman?
Tahukah Anda makna lagu nasional
Indonesia Raya?
Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R.
Supratman, merupakan lagu kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagai
sebuah lagu yang dihormati dan dibanggakan, pembangkit semangat kebangsaan, dan
terasa ada kesyahduan yang luar biasa dalam penjiwaannya.
Pada jaman penjajahan, pihak
penjajah melarang rakyat menyanyikan lagu ini, tapi rakyat mengabaikannya, dan
tetap menyanyikannya, sehingga bertambah jiwa nasionalisme, rasa kebangsaan,
rasa senasib sepenanggungan, dan rasa seperjuangan, serta semakin memperkokoh
persatuan dalam melawan penjajahan. Ada rasa kebanggan yang begitu mendalam
ketika para pendahulu kita menyanyikan lagu Indonesia Raya. Bagaimana dengan
keadaan sekarang?
Sekarang, banyak warga dan banyak para
siswa/pelajar yang tidak memperlihatkan sikap hormat secara fisik, ketika
menyanyikan atau mendengarkan lagu Indonesia Raya. (kalau hanya menghormati
dalam hati tentu tidak nyata dan tidak terlihat). Kenyataan ini menunjukkan
bahwa pendidikan kurang memberikan bobot tentang materi nasionalisme, kurang
menanamkan jiwa kebangsaan, kurang melatih membiasakan diri untuk bersikap
menghormati lambang-lambang negara, sehingga mereka kurang bangga memiliki
bangsa yang merdeka dan kurang bangga memiliki lagu kebangsaan. Padahal
pendidikan di Indonesia, sejak awal kemerdekaan menganut paham ajaran Ki Hajar
Dewantara yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan dan nilai-nilai
nasionalisme.

Kehilangan arti dan makna dari lagu
kebangsaan pada sebagian besar warga negara dalam waktu yang lama, bisa
berakibat memperlemah jiwa kebangsaan, dan menurunnya rasa berbangsa dan
bernegara. Hal ini ditandai dengan :
1. Ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan, merekatidak
lagi merasakannya sebagai suatu lagu yang khusus sifatnya, tapi merasakannya
sama seperti lagu lainnya. (Padahal lagu lainnya sedikit yang berjiwa
kebangsaan)
2. Mereka lebih berminat dan lebih tertarik dengan
lagu-lagu populer lainnya, termasuk mengidolakan para artis terkenalnya,
sehingga lagu kebangsaan menjadi semakin kurang diperhatikan dan kurang
diminati. (Adapun mereka yang tidak bisa menyanyikannya bukan berarti kurang
perhatiannya, tapi itu adalah masalah latihan dan bakat seseorang, ada
orang yang harus berlatih lama sekali, baru mampu menyanyikannya)
3. Ketika mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya pada
suatu acara, mereka hanya ikut-ikutan, atau ada rasa keterpaksaan, seharusnya
keinginan menyanyikannya timbul dari dorongan kemauan yang kuat dari hati
sendiri.(Apalagi jika yang memimpin lagu adalah orang/kelompok yang kurang
simpatik, menjadi semakin kurang menarik)
4. Keadaan akan semakin buruk, jika ada anggapan bahwa
menyanyikan lagu kebangsaan hanya membuang waktu, atau dianggap tidak perlu
lagi, karena keadaan kita sekarang sudah merdeka. (Ini adalah anggapan yang
keliru, karena mereka tidak mengerti tentang isi dan makna dari lagu kebangsaan
itu sendiri).
5. Keadaan akan sangat buruk bagi lemahnya jiwa
kebangsaan dan rendahnya rasa berbangsa dan bernegara pada sebagian besar warga
negara, jika pada semua acara/kegiatan yang bersifat kebangsaan dan kenegaraan,
tidak dikumandangkan lagu Indonesia Raya. Walaupun kegiatan itu hanya setingkat
RT/RW, apalagi tingkat departemen/instansi pemerintah. (Apakah dirasakan sudah
sangat cukup, jika hanya setahun sekali menyanyikannya? Dan itupun hanya
sekedar jadi tontonan yang berulang-ulang setiap tahun?)
Lemahnya nasionalisme pada sebagian bersar warga negara,
akan berdampak pada kewibawaan negara yang semakin jatuh, baik di dalam negeri
maupun di luar negeri. Jangan dikira bahwa dampak ini sama sekali tidak ada
hubungannya dengan rendahnya kinerja, pelayanan yang tidak maksimal pada semua
departemen/instansi/ badan-badan dan lain-lain.
Upaya untuk menaikkan kewibawaan negara di dalam dan di luar
negeri, tentu dengan menguatkan nasionalisme dan meningkatkan prestasi di semua
bidang, sebab kalau menjaga kewibawaan negara melalui kekuasaan dan kekuatan
akan berdampak munculnya “tudingan” bahwa negara melanggar HAM. Padahal negara
lain ada yang sudah/pernah melanggar HAM, tapi mereka pura-pura tidak tahu,
pura-pura pilon atau pura-pura “bersih” dan tidak pernah melanggar HAM sekecil
apapun.
Setiap kalimat dan bait pada lagu Indonesia Raya, mempunyai
arti dan makna, terdapat 12 item, sebagai berikut :
1. Indonesia Tanah Airku, kalimat ini menanamkan
kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga memiliki tanah air yaitu Indonesia,
b. Bahwa
setiap warga memilik hak dan kewajiban terhadap tanah airnya.
c. Bahwa
setiap warga mengaktualisasikan dirinya dalam upaya merealisasikan makna sumpah
pemuda.
2. Tanah tumpah darahku, kalimat ini menanamkan
kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga telah memiliki wadah/ruang/tempat, yaitu di tanah yang termasuk
wilayah Indonesia.
b. Bahwa
Tanah Air Indonesia adalah tempat untuk berusaha, berjuang, dan berdarma bakti
dengan kerja keras membanting tulang, menguras keringat dan air mata, sampai
menumpahkan darah.
3. Disanalah aku berdiri, kalimat ini menanamkan
kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga telah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa
lainnya,
b. Bahwa
di tanah air Indonesia kita semua memiliki derajat yang sama dengan bangsa
lainnya di dunia ini.
4. Jadi
pandu ibuku
, kata ibuku maksudnya adalah ibu pertiwi atau pemerintahan yang
sah. Kalimat ini menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
pemerintahan yang sah, mempunyai tanggung jawab yang sangat besar dalam
berperan menjadi pandu/penuntun/pembimbing bagi semua warga negaranya
untuk meningkatkan kesejahteraan semua warganya;
b. Bahwa
sikap setiap warga terhadap ibu pertiwi harus bersikap sama seperti sikapnya
terhadap ibu kandung/orang tua.
5. Indonesia
kebangsaanku
Bangsa dan tanah airku,kedua kalimat ini
menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga memiliki kebangsaan yaitu berbangsa Indonesia, berkewarganegaraan
Indonesia.
b. Bahwa
setiap warga bersikap tegas dalam pengakuannya berkebangsaan Indonesia dan
bertanah air Indonesia.
6. Marilah kita berseruIndonesia
bersatu
, kedua kalimat ini menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga berseru, bersikap dan berusaha membina persatuan dan kesatuan
Indonesia agar Indonesia benar-benar bersatu, baik melalui sikap, kata,
tingkahlaku dan perbuatan sehari-hari.
b. Bahwa
setiap warga berusaha sedapat mungkin menjauhkan semua hal yang dapat memecah
belah Indonesia.
7. Hiduplah
tanahku
Hiduplah negerikuBangsaku rakyatkuSemuanya,
bait ini terdiri dari empat kalimat menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga selalu berusaha agar Indonesia menjadi tanah air yang hidup untuk
waktu yang tidak terbatas.
b. Bahwa
setiap warga, setiap rakyat , semuanya, harus menjadi penduduk yang benar-benar
hidup, benar-benar dinami dan kreatif untuk merubah keadaan, agar keadaan
selalu berubah menjadi lebih baik
c. Bahwa
semua rakyat, semua warga berusaha agar jangan sampai rakyat mati dan
berusaha agar Indonesia jangan sampai mati, punah atau bubar.
8. Bangunlah jiwanyaBangunlah badannya,
kedua kalimat ini menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga lebih mengutamakan dalam berusaha membangun jiwa kebangsaan, ruh
nasionalisme, semangat berbangsa dan bernegara, mental spiritual dengan sangat
prima, dan menjadi prioritas utama.
b. Bahwa
setiap warga juga membangun badannya, melaksanakan pembangunan fisik dengan
sangat maksimal untuk kesejahteraan lahir batin.
9. Untuk Indonesia Raya, kalimat ini menanamkan
kesadaran,
a. Bahwa
setiap warga dalam berusaha disemua bidang, harus merupakan bagian kegiatan
yang integral dalam suatu strategi besar untuk pembangunan Indonesia seutuhnya,
b. Bahwa
semua warga dalam melaksanakan usahanya dalam bidang apapun harus maju bersama,
berjalan seiring menuju Indonesia Raya, harus saling bersinergi, dan harus
diupayakan tidak boleh ada yang saling menghambat.
10. Indonesia Raya merdeka merdeka, dalam
kalimat ini kata merdeka diucapkan dua kali, menanamkan kesadaran,
a. Bahwa
seluruh wilayah Indonesia harus benar-benar merdeka, tidak ada lagi penjajahan,
penyerobotan dari pihak asing, tidak ada penguasaan daerah oleh pihak asing.
b. Bahwa
setiap warga harus berusaha untuk tidak ada lagi penjajahan di seluruh wilayah
Indonesia dalam bentuk apapun, dalam bidang apapun.
11. Tanahku negeriku yang kucinta, kalimat ini
menanamkan kesadaran,
Bahwa
setiap warga dalam semua usahanya untuk berprestasi, berproduksi, berkreasi,
berinovasi berdasarkan atas cintanya kepada negerinya dan tanah airnya.
12. Hiduplah Indonesia Raya, kalimat ini
menanamkan kesadaran
Bahwa
cita-cita tertinggi dari setiap warga adalah Indonesia mampu berjuang hidup
untuk waktu yang tidak terbatas, mampu bersaing dalam globalisasi internasional
di semua bidang. Dan Indonesia hidup terus menjadi negara yang besar dan
menjadi negara yang disenangi dunia internasional.
Semoga dengan memahami makna lagu
Indonesia Raya, rasa cinta kita terhadap Tanah Air Indonesia semakin mendalam.
Mari kita tanamkan rasa cinta terhadap bangsa Indonesia, kalau bukan kita yang
mencintai, lalu siapa lagi.

makna lagu mp3 terbaru pada situs empetilu.top:

  • baca arti dari manuk dadali pake bahasa sunda