Dahlan Iskan Dalam Trulogi Novel

Advertisement
loading...
Dahlan
Iskan Dalam Trulogi Novel
Novel
adalah karya fiksi yang dibangun melalui berbagai unsur intrinsiknya.
Unsur-unsur tersebut sengaja dipadukan pengarang dan dibuat mirip dengan dunia
yang nyata lengkap den

gan peristiwa-peristiwa di dalamnya, sehingga nampak
seperti sungguh ada dan terjadi. Unsur inilah yang akan menyebabkan karya
sastra (novel) hadir. Unsur intrinsik sebuah novel adalah unsur yang secara
langsung membangun sebuah cerita. Keterpaduan berbagai unsur intrinsik ini akan
menjadikan sebuah novel yang sangat bagus dan memberikan pelajaran bagi
pembaca, khususnya siswa.

Novel
Senyum Dahlan diterbitkan pertama bulan November 2014 yang merupakan Trilogi
Novel Inspirasi Dahlan Iskan. Sejak kemunculan Trilogi Novel Inspirasi Dahlan
Iskan yang pertama yakni Sepatu Dahlan, Surat Dahlan dan Senyum Dahlan telah
mendapatkan tanggapan positif dari penikmat sastra. Tingginya apresiasi
masyarakat terhadap novel tersebut menjadikan novel tersebut masuk dalam
jajaran novel inspirasi pembangun motivasi, khususnya bagi mereka yang bergelut
di dunia jurnalistik secara khusus.
Berdasarkan
pengarangnya Trilogi Novel Inspirasi Dahlan Iskan berbeda, sejak novel pertama
yakni Sepatu Dahlan dan Surat Dahlan ditulis oleh Khirna Pabichara, sedangkan
novel ketiga Dahlan Iskan ini ditulis oleh Tasiro GK, seorang mantan wartawan.
Cerita
novel Senyum Dahlan ini diperoleh dari mengeksplorasi kisah perjalanan
jurnalistik Dahlan Iskan sehingga mampu memimpin Jawa Pos, sebagai media
terbesar di Indonesia. Pengarang mengemas novel Senyum Dahlan dengan bahasa
yang sederhana imajinatif, namun tetap memperhatikan kualitas isi, sesekali
pembaca disuguhi oleh laporan berita dan kejadian yang cukup menegangkan
mengenai profesi wartawan. Membaca novel Senyum Dahlan membuat pembaca seolah-olah
melihat potret nyata kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang bergelut di
jurnalistik Indonesia.
Meskipun
kisah yang terjadi dalam novel Senyum Dahlan sudah terjadi sangat lama, akan
tetapi pada kenyataannya kisah Senyum Dahlan masih ada di zaman sekarang.
Banyak pengamat sastra yang memberikan penilaian berkaitan dengan suksesnya
novel Senyum Dahlan. Suksesnya novel Senyum Dahlan disebabkan novel tersebut
muncul pada saat yang tepat yaitu pada waktu masyarakat khususnya masyarakat
yang merasa mengalami pendidikan yang sama seperti beberapa tokoh yang terdapat
dalam novel tersebut. “Ramuan pengalaman dan imajinasi yang menarik, yang
menjawab inti pertanyaan kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan
sederhana, kendala, dan kualitas pendidikan” (Ruktin Handayani: 2008).
Isi novel
Senyum Dahlan menegaskan bahwa keadaan ekonomi bukanlah menjadi hambatan
seseorang dalam meraih cita-cita dan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk
mencapai cita-citanya. Kemiskinan adalah penyakit sosial yang berada dalam
ruang lingkup materi sehingga tidak berkaitan dengan kemampuan otak seseorang.
Berdasarkan
latar belakang tersebut, maka peneliti berminat untuk menganalisis novel Senyum
Dahlan. Analisis terhadap novel Senyum Dahlan peneliti membatasi pada nilai
edukasi (pendidikan) dan nilai religi (agama). Alasan dipilih dari segi nilai
pendidikan dan religi karena novel Senyum Dahlan diketahui banyak memberikan
inspirasi bagi pembaca, hal itu berarti ada nilai-nilai positif yang dapat
diambil dan direalisasikan oleh pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka,
khususnya dalam hal pendidikan. Pradopo (1994: 94) mengungkapkan bahwa suatu
karya sastra yang baik adalah yang langsung memberi didikan kepada pembaca
tentang budi pekerti dan nilai-nilai moral, sesungguhnya hal ini telah
menyimpang dari hukum-hukum karya sastra sebagai karya seni dan menjadikan
karya sastra sebagai alat pendidikan yang langsung sedangkan nilai seninya
dijadikan atau dijatuhkan nomor dua. Begitulah paham pertama dalam penilaian
karya sastra yang secara tidak langsung disimpulkan dari corak-corak roman
Indonesia yang mula-mula, ialah memberi pendidikan dan nasihat kepada pembaca.

Incoming search terms:

Advertisement
Loading...
Dahlan Iskan Dalam Trulogi Novel | afgan19 | 4.5